Welcome To My Blog Miliuner Asia Terbanyak di Dunia - New Life Begin } Sugeng Rawuh Sederek Seperjuangan

Tuesday, April 3, 2012

Miliuner Asia Terbanyak di Dunia


Survei yang dilakukan lembaga riset Citigroup Inc menyatakan jumlah miliarder di Asia kini melampaui orang-orang terkaya yang tinggal di Amerika Serikat dan Eropa. Hal ini mengindikasikan terjadinya pergeseran kekuatan ekonomi dunia ke arah "timur", yang rata-rata perekonomian tiap negaranya tumbuh signifikan.


fotoDalam laporan berjudul "The Wealth Report 2012", Citigroup menyatakan jumlah miliarder di Asia mencapai 18 ribu orang, sedangkan di Amerika dan Eropa masing-masing 17 ribu dan 14 ribu orang. Adapun pada 2010, jumlah orang kaya di Asia Tenggara, Cina, dan Jepang mencapai 16 ribu orang, sama dengan di Amerika. Sementara itu, jumlah miliuner di Eropa mencapai 13 ribu orang. Miliarder yang masuk kriteria ini adalah yang memiliki kekayaan minimal US$ 100 juta atau mendekati Rp 1 triliun. 
Laporan Citigroup juga mengutip perhitungan ekonom dari London School of Economics, Danny Quah, yang menyatakan episentrum ekonomi dunia yang berada di "pertengahan Samudra Atlantik" pada dekade 1980 kini bergeser ke "kawasan sekitar Terusan Suez" alias Asia dan Timur Tengah.

Ini diperkuat oleh proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF), yang menyatakan perekonomian 73 negara di Asia akan tumbuh 7,3 persen pada 2012. Padahal, pada saat yang bersamaan, lembaga ini memangkas pertumbuhan ekonomi global dari 4 persen menjadi 3,3 persen. 

"Para miliuner itu berada di kawasan yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dunia," kata Direktur Ledbury Research, James Lawson, seperti dikutip dari Bloomberg Rabu 28 Maret 2012. 

Miliarder yang masuk dalam survei Citigroup itu di antaranya bos Hutchison Hong Kong, Li Ka-Shing, serta pemilik Reliance Industries India, Mukesh Ambani. Li Ka-Shing, yang dinobatkan sebagai orang terkaya Asia 2012 versi majalah Forbes, mengantongi kekayaan senilai US$ 24,8 miliar. Adapun Ambani menempati posisi kedua dengan nilai aset US$ 23,6 miliar.

Pergeseran dominasi miliarder ini juga mendongkrak tren investasi barang-barang luks di Asia, seperti wine, karya seni, dan industri olahraga. Investasi pada barang seni, misalnya, kini naik 32 persen hingga US$ 25 juta, sedangkan investasi wine meroket 29 persen. 

Investasi di bidang olahraga tak kalah "gila"-nya. Citigroup mencatat Ambani dan aktor India, Shahrukh Khan, berkongsi menanamkan modal hingga US$ 750 juta untuk salah satu klub kriket yang berlaga di Indian Premier League.

Sementara itu, bos maskapai penerbangan AirAsia Bhd, Tony Fernandes, membeli 66 persen saham klub sepak bola Inggris, Queens Park Rangers, Agustus lalu. Ia juga mengepalai tim Lotus, yang berlaga di arena balap Formula One. 

Di masa mendatang, para analis meramalkan miliarder Asia akan bertambah. Grainne Gilmore, analis dari Knight Frank London, mengatakan miliarder di Asia bakal tumbuh hingga 26 ribu orang pada 2016. Adapun di Amerika dan Eropa masing-masing sebesar 21 ribu dan 15 ribu orang.

Tapi, sayangnya, ia juga meramalkan kesenjangan ekonomi di negara berkembang, seperti India dan Cina, akan semakin lebar. Hal ini mencerminkan, meski jumlahnya bertambah, para miliarder ini hanya sedikit merepresentasikan perekonomian di negaranya.

No comments:

Post a Comment

Your Comment Here... Use It Wisely No Abuse